Pengertian Saham yang Benar

Pengertian Saham yang Benar

Halo semuanya. Di pembahasan ini saya akan jelaskan tentang topik yang sangat banyak diminta oleh para pembaca yaitu “apa itu saham?”. Saya akan jelaskan cara kerja saham, apa itu ipo dan dividen, apa itu IHSG, kenapa harga saham naik turun, kenapa orang bisa dapat untung dari saham, dan gimana cara belinya.

Tentunya saham terbaik 2020 yang dibahas disini ialah saham perusahaan terbuka yang dijualbelikan secara publik di bursa efek indonesia. Anti pastinya saya akan buat pembahasan juga tentang praktek cara beli saham, cara daftar sekuritas atau broker, review sekuritas, cara beli saham ipo, dan lain-lain, tapi untuk pembahasan ini hanya akan fokus dulu pada penjelasan saham untuk pemula.

Apa itu saham?

Jadi sebelum lebih jauh lagi maka kita mulai dari pertanyaaan sederhana apa itu sebenarnya? Saham adalah surat berharga yang mencatat kepemilikan kita pada suatu perusahaan. Satuan saham adalah lot dan lembar.

Satu lot sama dengan 100 lembar saham.

Dan pastinya, bentuknya sudah bukan lembaran kertas, tapi lot dan lembar sudah dicatat secara digital.

Saham diterbitkan saat suatu perusahaan mau mengumpulkan modal dari masyarakat. Penerbitan pertama suatu saham disebut ipo, atau “initial public offering”. Pada ipo, suatu perusahaan menerbitkan sejumlah lembar saham, dan masyarakat bisa beli. Uang yang terkumpul akan dipakai oleh perusahaan untuk kegiatan usahanya.

Agar lebih jelas, saya langsung kasih contoh saham perusahaan es krim: campina. Pada tahun 2020 ini campina melakukan ipo. Tujuannya karena Campina mau melunasi utang sebesar 260 miliar. Jadi saat itu campina menerbitkan 885 juta lembar saham publik dan itu merupakan 15% dari total saham campina.

Saat itu ketika ipo sahamnya dijual pada harga 330 rupiah per lembar saham berarti campina dapat modal dari masyarakat. 885 juta lembar saham dikali 330 rupiah per lembar menjadi sekitar 292 miliar rupiah.

Pada saat ipo, uang bergerak dari masyarakat ke campina. Jadi masyarakat yang memegang saham tersebut bisa dibilang memiliki sebagian kecil perusahaan campina, dan selanjutnya, saham ini bisa diperjualbelikan oleh masyarakat di pasar modal.

Transaksi yang terjadi berikutnya uangnya sudah bukan masuk ke campina, tapi akan masuk ke siapapun yang melakukan transaksi jual beli saham tersebut. Saat dilakukan jual beli antar masyarakat, harga saham campina 2020 ini bahkan sampai naik di atas seribu rupiah per lembar.

Dan saat pembahasan ini dibuat harga saham campina sekitar 380 rupiah per lembar. Nah kenapa harga saham bisa naik turun seperti itu? ini disebabkan karena setiap orang menghargai suatu saham berbeda-beda.

Bayangkan, untuk saham campina saja, bisa jadi ada lebih dari 800 ribu orang indonesia yang main saham, dan pada detik yang sama mereka bisa punya pikiran yang berbeda-beda tentang harganya.

Ada yang melihat dari kinerja perusahaan, ada yang melihat dari harga dan volume penjualan saham. Bisa jadi ada yang menghargai berdasarkan rumor dan dari spekulasi. Mungkin ada yang dulu udah beli di harga yang lebih murah.

Bahkan ada yang ngasal aja, atau ikut-ikutan. Dan masih banyak sekali yang bisa mempengaruhi harga beli atau jual yang diinginkan oleh seorang investor dan kita tidak mungkin tahu semua alasannya.

Tapi dari semua contoh di atas, masyarakat yang berpikir bahwa harga sahamnya di masa depan akan naik akan berusaha untuk beli sahamnya. Sebaliknya orang yang berpikir bahwa harga sahamnya akan turun bisa jadi akan menjual sahamnya.

Ada yang dalam jangka pendek misalnya dalam satu hari atau ada yang dalam jangka panjang misalnya dalam tahunan. Dari sinilah orang bisa dapat untung dari saham. Yaitu dengan beli suatu saham, lalu menjualnya di harga yang lebih tinggi.

Cara menghitung saham saya kasih contoh sederhana lagi dengan saham campina November 2020. Misalnya kita punya 1 juta rupiah dan tidak kebagian harga ipo tapi kemudian kita sempat beli di harga 500 rupiah per lembar. Berarti kita dapatnya 1 juta, dibagi 500 rupiah per lembar sama dengan dapatnya 2,000 lembar.

Ternyata dua hari kemudian harganya naik ke. 850 rupiah per lembar lalu kita langsung jual semuanya, rumusnya 2,000 lembar yang tadi kita pegang dikali dengan 850 rupiah kita dapatnya 1 juta 7 ratus rupiah.

Untung yang kita peroleh ialah 1,7 juta dikurang modal 1 juta = 7 ratus ribu. Keuntungan atau kerugian ini dinamakan capital gain atau saya sebutnya selisih jual beli saja ya.

Cara Prediksi Saham

Pertanyaan berikutnya yakni gimana kita tau saham mana yang akan naik di masa depan? umumnya, ada dua analisa yang digunakan, yang pertama analisa fundamental, dan yang kedua analisa teknikal.

Analisa Fundamental Saham

Tentunya dua topik ini tidak akan saya bahas secara detil di pembahasan ini, saya akan buat pembahasan lain untuk khusus bahas lebih dalam serta berikan contoh prakteknya. Sederhananya, pada analisa fundamental saham, yang kita cari yakni nilai sesungguhnya suatu perusahaan saat ini dan di masa depan.

Ini diketahui dengan cara menganalisa laporan keuangan perusahaan dan juga menghitung faktor-faktor eksternal lainnya. Setelah tau nilai sesungguhnya suatu perusahaan dan memprediksi kinerja masa depannya kita akan bandingkan nilai perusahaan tersebut dengan harga sahamnya saat ini, dan kita mencari perusahaan-perusahaan yang sahamnya murah bahkan bisa dibilang “salah harga” dalam tanda kutip.

Salah harga ini misalnya bisa terjadi dikarenakan harga saham suatu perusahaan bisa saja turun untuk sementara saja. Misalnya pada tahun 2013 sampai 2015 harga batu bara jatuh, sehingga sehingga saham-saham perusahaan batu bara juga jatuh padahal penurunan harga komoditas itu sifatnya sementara jadi saat itu banyak perusahaan yang harga sahamnya tidak mencerminkan asset atau modal sesungguhnya perusahaan tersebut.

Dengan membeli saham yang sedang dalam tanda kutip. “murah” tapi sebetulnya bagus harapan saham adalah di masa depan perusahaan akan memperlihatkan kinerja yang baik sehingga masyarakat lain juga akan sadar bahwa harga saham perusahaan harusnya tidak semurah ini, lalu apresiasinya akan naik dan harga saham tersebut akan naik nalisa fundamental umumnya dipakai ketika beli saham untuk investasi, dan lebih untuk jangka panjang, misalnya dari yang 3 bulanan sampai bahkan ditahan selama lebih dari 5 tahun.

Analisa Teknikal Saham

Kedua ialah analisa teknikal. Pada analisa teknikal saham yang kita lihat bukan kinerja suatu perusahaan, tapi lebih ke pergerakan harga dan volume jual beli suatu saham. Kita akan menggunakan chart untuk mencari pola dan trend harga suatu saham.

Ini bisa dilakukan karena harga saham November 2020 jangka pendek bergerak sesuai dengan supply-and-demand kalau banyak yang mau beli dan tidak ada yang mau jual berarti yang mau beli harus menawarkan harga yang lebih tinggi.

Dan ternyata pergerakan harga ini membentuk pola-pola dan trend yang bisa kita pantau. Contohnya, pada analisa teknikal kita sering akan lihat adanya support dan resistance.

Untuk resistance misalnya, itu secara sederhana bisa dibilang yakni harga maksimum secara psikologis dimana masyarakat rela untuk beli saham tersebut. Dan bila harga tersebut tembus resistance harga akan bergerak naik untuk mencari resistance baru.

Jadi dalam analisa teknikal saham harapannya yaitu kita bisa beli saham ini sebelum saham tersebut banyak diincar oleh investor lain. Ini dilakukan dengan cara beli sahamnya di saat yang tepat kalau tadi dengan contoh resistance, berarti kita harus beli saat harga sahamnya menembus resistance.

Analisa teknikal saham umumnya dipakai untuk beli saham dengan tujuan trading, jadi untuk jangka pendek, bisa harian, mingguan, atau bulanan.

Saham November 2020

Untuk merangkum analisa teknikal dan fundamental, mungkin bisa semakin disederhanakan seperti ini: pada analisa fundamental kita cari barang bagus yang sedang diskon, jadi kita beli ketika diskon lalu nanti kita akan untung kalau kita jual lagi dengan harga sesungguhnya.

Sedangkan analisa teknikal 2020, kita beli barang yang kita tau bakal banyak dicari orang, gak perlu lihat apakah barangnya bagus atau tidak, yang penting kita beli duluan, nanti kalau barangnya udah mulai banyak dibeli, akan semakin langka dan karena langka harganya akan naik, dan kita bisa untung dengan jual dengan harga lebih mahal.

Selain dari selisih jual beli, di saham kita juga bisa dapat keuntungan dari dividen. Tadi ketika kita beli saham, dikatakan bahwa kita memiliki sebagian dari perusahaan tersebut, maka kita juga berhak atas keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan.

Berapa jumlahnya akan ditentukan oleh direksi perusahaan, dan disahkan oleh para pemegang saham pada rapat umum pemegang saham. Langsung kita pakai contoh ya, perusahaan hexindo, pada rapat pemegang saham 2020 memutuskan untuk membagikan 80% dari laba ke pemegang saham.

Jadi uang yang mau dibagikan sekitar 18 juta dollar, kepada 840 juta lembar saham. Berarti 1 lembar saham akan dapat 18 juta dollar dibagi dengan 840 juta lembar, yaitu 0,02148 dollar, atau 320,67 rupiah per lembar saham.

Jadi kalau misalnya kita pegang 3100 lembar saham, ya 3100 dikali. 320,67 sama dengan. 994,077 rupiah. Dividen ini akan dipotong pajak 10% kemudian langsung masuk ke rekening saham kita.

Perusahaan Sekuritas 2020

Lalu apa itu rekening saham? jadi untuk beli saham kita harus daftar dulu ke namanya perusahaan sekuritas terbaik 2020. Sekuritas ini yang akan menjadi perantara untuk kita bisa beli dan jual saham.

Kita akan dibuatkan yang namanya rekening dana investor yang akan menyimpan uang kita untuk beli saham. Saat kita jual saham atau saat kita dapat dividen, uang akan otomatis masuk ke rekening dana investor kita.

Perusahaan sekuritas akan menyediakan website dan app handphone yang bisa kita pakai untuk jual beli saham. Setiap transaksi juga akan dipotong fee, untuk jual dan beli, total fee nya bisa sekitar 0,3% sampai 0,7%.

Jadi untuk memilih sekuritas yang kita harus perhatikan ialah berapa fee nya dan seberapa mudah menggunakan aplikasi atau websitenya. Jangan kawatir, nanti kedepannya pastinya saya juga akan buat pembahasan cara daftar, serta review perusahaan sekuritas dan app nya.

Terakhir, saya akan jelaskan sedikit tentang ihsg. Jadi setiap saham akan dicatat di bursa efek jakarta. Tiap perusahaan akan diberikan kode 4 huruf, misalnya dari perusahaan yang saya contohkan di pembahasan ini campina kodenya camp hexindo kodenya hexa, dan indofood kodenya indf.

Pasar Saham

Saat ini ada lebih dari 600 saham publik, dan semua perubahan saham tersebut akan dirangkum dalam angka ihsg, atau. Indeks harga saham gabungan. Setiap saham memiliki bobot berbeda, tergantung dari harga sahamnya dan total lembar saham yang beredar.

Semakin tinggi ini, disebut, “kapitalisasi pasar” maka semakin tinggi saham tersebut bisa mempengaruhi pergerakan ihsg. Kalau kita mau mulai main saham, kita harus mulai memantau angka ihsg untuk melihat kira-kira pergerakan saham dan sentimen masyarakat sedang naik atau sedang turun.

Kesimpulannya yakni:

  1. Saham adalah bukti kepemilikan kita pada suatu perusahaan.
  2. Harga saham bisa berubah-ubah, karena setiap orang menghargai suatu saham di harga yang berbeda-beda.
  3. Kita bisa dapat untung dari saham dari selisih jual beli, dan dari deviden.
  4. Untuk memprediksi harga saham ada analisa fundamental, dan analisa teknikal.
  5. Untuk beli saham, kita harus punya akun dulu di perusahaan sekuritas.
  6. IHSG adalah indeks yang mencatat seluruh saham yang dijual belikan di indonesia.

Setelah ini masih banyak topik yang saya akan buatkan pembahasan lanjutannya, dari cara buat rekening di perusahaan sekuritas, praktek beli dan jual saham 2020, cara beli saham ipo, analisa fundamental saham dan analisa teknikal saham, dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *